Musgin's Blog


Pengaruh Sistem Pengusahaan Ternak Kambing
Mei 19, 2009, 12:31 pm
Filed under: Penelitian
Pengaruh Sistem Pengusahaan Ternak Kambing Terhadap Pendapatan Peternak di Nagori Karang Sari 
Kecamatan Gunung Maligas

Oleh: Ir. Mustafa Ginting, M.Si
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Simalungun

A B S T R A K

Salah satu faktor yang mempunyai peningkatan produktifitas ternak kambing adalah sistem pemeliharaan usaha ternak yang digunakan oleh peternak. Yang termasuk dalam sistem pemeliharaan usaha ternak tersebut adalah sistem perkandangan, seleksi jenis bibit, pemberian pakan hijauan (konsentrat) pemberian minum, kebersihan kandang dan kambing, serta obat-obatan. Hal tersebut merupakan faktor utama yang saling menunjang dan saling berhubungan dalam usaha peternakan faktor-faktor ini perlu diperhatikan agar ternak-ternak yang dihasilkan dapat memenuhi permintaan pasar.

Penelitian ini bertujuan untuk:
(1) Mengetahui teknik budidaya ternak kambing antara sistem semi intensif dan sistem tradisional.
(2) Menganalisis perbedaan biaya produksi usaha ternak kambing antara sistem semi intensif dan sistem tradisional.
(3) Menganalisis perbedaan pendapatan usaha ternak kambing antara sistem semi intensif dan sistem tradisional.

Penelitian dilaksankan di Nagori Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun dengan menetapkan peternak sampel sebanyak 30 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 11 KK usaha ternak kambing dengan sistem usaha semi intensif dan 19 KK usaha ternak kambing dengan sistem usaha tradisional.. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian untuk menganalisis perbedaan teknik budidaya ternak kambing antara sistem semi intensif dan tradisional dilakukan pendekatan diskriftif sedangkan untuk menganalisis perbedaan biaya produksi dan pendapatan usaha ternak kambing antara sistem semi intensif dengan tradisional dilakukan dengan menggunakanuji beda rata-rata dua populasu (uji t).

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa:

(1) Adanya perbedaan teknik budidaya ternak kambing sistem semi intensif dengan sistem tradisional.
(2) Ada perbedaan yang nyata antara biaya produksi usaha ternak kambing sistem semi intensif dengan sistem tradisional.
(3) Tidak ada perbedaan yang nyata antara penerimaan usaha ternak kambing sistem semi intensif dengan sistem tradisional.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: