Musgin's Blog


USI DAN PT ASIA SAWIT MAKMUR JAYA TANDATANGANI MoU serta PEREKRUTAN KARYAWAN
September 18, 2019, 9:50 am
Filed under: Info

Universitas Simalungun (USI) dan PT Asia Sawit Makmur Jaya perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan kelapa sawit (PKS) melakukan penandatanganan kesepakakatan kerjasama yang di tuangkan dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) pada hari Rabu, (18/9/2019) di Gedung Sekolah Pascasarjana USI Pematangsiantar. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor USI, Dr. Corry, M.Si sedangkan dari PT Asia Sawit Makmur Jaya ditandatangani oleh Budi Hartono selaku HRD Recruitmen.

Ir. Mustafa Ginting, M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Karir Universitas Simalungun (PPK USI) dalam kata pengantarnya mengatakan, penandatanganan MoU ini terwujud melalui proses komunikasi yang dibangun PPK-USI dengan PT. Asia Sawit Makmur Jaya sejak Juni 2019. Tentunya MoU ini sebagai landasan hukum kerjasama dalam rangka pelaksanaan perekrutan ketenaga kerjaan di Kampus USI.

Lebih lanjut Ginting mengatakan ruang lingkup MoU ini adalah, PT Asia Sawit Makmur Jaya menginformasikan lowongan kerja kepada USI untuk diteruskan kepada alumni dan mahasiswanya; USI memberikan rekomendasi alumni dan calon alumninya untuk diseleksi menjadi karyawan PT Asia Sawit Makmur Jaya; PT Asia Sawit Makmur Jaya sesuai kebutuhannya memberikan kesempatan berkarir bagi alumni maupun calon alumni USI; Apabila ada ketersediaan waktu dari PT Asia Sawit Makmur Jaya maka bersedia untuk ikut sebagai peserta job fair yang diselenggarakan oleh USI; Peserta dan atau Nara Sumber Pertemuan Ilmiah, Seminar dan Publikasi yang diselenggarakan oleh PARA PIHAK; dan Kegiatan lain yang relevan dan disepakati oleh PARA PIHAK.

Melalui penandatanganan MoU ini menunjukkan bahwa USI serius memfasilitasi alumninya agar mudah  mendapatkan pekerjaan setelah mereka diwisuda, sehingga dapat memperpendek masa tunggu mereka untuk mendapatkan pekerjaan pungkas Ginting.

Budi Hartono, HRD Recruitmen PT Asia Sawit Makmur Jaya dalam kata sambutannya mengatakan mengucakan banyak terima kasih kepada pihak USI khusunya ibu Corry Rektor USI dan pak Mustafa Ginting Kepala PPK USI yang telah memfasilitasi kami sehingga terwujudlah penandatanganan MoU dan sekaligus perekrutan karyawan perusahaan kami.

Sedangkan Rektor USI, Dr. Corry, M.Si dalam kata sambutannya menuturkan, kami dari USI welcome kepada semua pihak untuk menjalin kerjasama terutama tentang perekrutan karyawan. Tentunya dengan gembira dan senang hati kami apresiasi kehadiran PT Asia Sawit Makmur Jaya di kampus kami ini. Kami dari USI telah berubah paradigma yang selama ini hanya meluluskan mahasiswanya menjadi sarjana tapi sekarang USI meluluskan mahasiswanya menjadi sarjana dan juga mempersiapkan lowongan kerjanya. Informasi lowongan kerja dan perekrutan yang dilaksanakan di USI  bukan hanya untuk alumni USI saja tetapi juga buat semua sarjana dari perguruan tinggi lain sebagai pengabdian USI kepada masyarakakat yang tertuang dalam Tridharma Purguruan Tinggi.

Selesai penandatanganan MoU dilanjutkan seleksi perekrutan karyawan PT Asia Sawit Makmur Jaya untuk posisi administration Trainee.

Pantauan wartawan, peserta seleksi ada sebanyak 66 orang yang semuanya laki-laki lulusan D3/S1 Ekonomi Akuntansi dan Ekonomi Manajemen. Peserta bukan saja berasal dari Siantar-Simalungun tetapi juga berasal dari berbagai daerah  di wilayah Sumatera Utara bahkan ada yang berasal dari Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Seleksi dilakukan dalam 2 (dua) tahap, yakni psikotest, dan interview. Bagi yang lulus psikotest dilanjutkan dengan interview dan hasilnya langsung  di umumkan pada hari itu juga.  Bagi yang dinyatakan lulus diberi waktu seminggu untuk melengkapi dokumen persyaratan yang ditetapkan. Kemudian mengikuti pelatihan/trainee selama 6 bulan di center pelatihan PT Asia Sawit Makmur Jaya Pekanbaru. Seluruh biaya ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan bahkan diberikan juga uang saku selama pelatihan.  Bagi yang lulus trainee/pelatihan diangkat menjadi karyawan dengan masa Ikatan dinas selama 2 tahun. Setelah menjalani ikatan dinas selama 2 tahun baru diangkat menjadi karyawan tetap PT Asia Sawit Makmur Jaya. Penempatannya di lokasi pabrik/kebun di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Ketika ditanya sampai sejauh mana terobosan dan gerakan yang telah dilakukan PPK USI yang ia pimpin dalam mengurangi pengangguran, dosen Fakultas Pertanian USI ini mengatakan paling tidak dua bulan sekali ada diselenggarakan seleksi perekrutan tenaga kerja dari berbagai perusahaan di Kampus USI. Direncanakan pada pertengahan November 2019 akan diselenggarakan job fair di Kampus USI dengan mengundang 30 perusahaan besar baik lokal maupun nasional dalam rangka perekrutan tenaga kerja, kata Ginting

Sehubungan dengan itu Mustafa menghimbau kepada lulusan SMA/SMK sederajat kalau memang motivasi dan targetnya kuliah untuk mendapatkan pekerjaan tidak perlu berpikir panjang lagi, USI lah yang paling pas kampusnya. Terutama bagi masyarakat Siantar-Simalungun dan sekitarnya untuk apalagi jauh-jauh kuliah ke daerah lain dengan biaya besar toh nantinya setelah tamat kuliah kembali juga ke USI untuk melamar pekerjaan.

Iklan


REKTOR USI BERANGKATKAN 6 ORANG MAHASISWA USI MAGANG DI BUMN PT JASA RAHARJA
September 14, 2019, 3:28 pm
Filed under: Info

Rektor Universitas Simalungun (USI), Dr. Corry, M.Si memberangkatkan 6 orang mahasiswa USI mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) di BUMN PT Jasa Raharja selama minimal 6 bulan. Acara pemberangkatan dilaksanakan di Aula Biro Rektor USI, Jumat, 13 September 2019.

Ke-enam mahasiswa peserta PMMB tersebut adalah Ratna Uli Ambarita Mahasiswa Program Studi Hukum Perdata penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Reni Andini Mahasiswa Program Studi Hukum Perdata penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah,  Irma Widya Simbolon Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Venti Novela Harianja Mahasiswa Program Studi Ekonomi Manajemen penempatan di Medan Sumatera Utara, Jeni Ertina Sinaga Mahasiswa Program Studi Ekonomi Manajemen penempatan di Bandar Lampung, dan  Nelita Tampubolon Mahasiswa Program Studi Ekonomi Manajemen penempatan di Banten.

Ir. Mustafa Ginting M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Karir Universitas Simalungun (PPK USI) yang mengelola PMMB di USI dalam kata sambutannya mengatakan PMMB di BUMN merupakan kerja sama Kementerian BUMN dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI dalam rangka link and match kurikulum pendidikan Perguruan Tinggi untuk dapat selaras dengan kebutuhan kompetensi BUMN.

Program tersebut dikelola oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI), dimana pelaksanaannya dilakukan 2 kali dalam setahun. Periode pertama pada bulan  Maret sampai Agustus dan periode kedua pada bulan September sampai Februari. Program ini sudah mulai berlangsung sejak Desember 2018. Perguruan tinggi bisa mendapatkan PMMB melalui proses panjang yang diawali menjalin komunikasi, dan kerjasama yang dituangkan dalam MoU dengan FHCI. Kemudian Perguruan Tinggi mitra mengirimkan nama mahasiswa yang berpotensi sebagai peserta PMMB kepada FHCI untuk selanjutnya di seleksi, tutur Ginting.

Untuk pertama kalinya mengikuti PMMB, USI hanya mengirinkam nama mahasiswa dari Fakultas Hukum,  dan dinyatakan lulus hanya satu orang saja yang ditempatkan pada BUMN PT. Jasa Raharja di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Dalam proses perjalalanan pelaksanaannya ternyata ada beberapa Perguruan Tinggi dimana mahasiswanya tidak siap dan tidak bersedia mengisi quotanya. Kesempatan ini dikejar melalui kerja maksimal, niat baik dan tulus yang tentunya juga diiringi dengan doa sehingga berdasarkan hasil lobby dengan PIC (pengelola) PMMB  PT. Jasa Raharja akhirnya diputuskan bahwa mahasiswa USI memperoleh quota peserta PMMB tahun 2019 sebanyak  6 orang di BUMN PT. Jasa Raharja. Untuk itu kepada adik-adik mahasiswa peserta magang jangan menyia-nyiakan kesempatan dan kerja keras kami ini, manfaatkan peluang dan kesempatan ini sebaik-baiknya dan upayakan agar saudara nanti dapat diterima bekerja di perusahaan BUMN tersebut. Mudah-mdahan untuk magang selanjutnya USI lebih banyak lagi mendapatkan quota mahasiswa yang ditempatkan pada berbagai BUMN, pungkas Ginting.

Kata Ginting lebih lanjut, melalui PPK USI, USI telah menandatangani MoU dengan FHCI pada bulan April 2019 lalu, dimana MoU berlaku dalam kurun waktu 5 tahun. Dalam MoU dinyatakan bahwa mahasiswa mengikuti magang di BUMN selama minimal 6 bulan dan dapat diperpanjang. Dalam MoU itu juga dinyatakan bagi mahasiswa yang diterima sebagai peserta magang akan memperoleh uang saku, transportasi dan uang makan setiap bulannya selama magang yang besarannya tergantung keadaan keuangan BUMN. Khususnya untuk magang di PT Jasa Raharja mahasiswa diberikan uang saku, uang transport dan uang makan kisaran sebesar 3 juta rupiah per bulan selama magang.

Ir.Mustafa Ginting, M.Si yang juga Dosen Fakultas Pertanian dan Pascasarjana USI ini menuturkan, tidak semua perguruan tinggi mendapatkan program mahasiswa magang di BUMN ini. Jangankan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguran Tinggi Negeri (PTN) pun masih banyak yang belum mendapatkan program mahasiswa magang tersebut.  Sampai saat ini baru 112 dari 5.500 perguruan tinggi se Indonesia yang mendapatkannya termasuk USI salah satunya. Hal ini menunjukkan bahwa secara fakta dan nyata USI telah diakui eksistensinya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di Indonesia oleh semua fihak. Untuk itu bagi masyarakat Siantar Simalungun dan sekitarnya tidak perlu lagi ada keraguan dalam menentukan pilihan kampus tempat kuliah putra putrinya, USI adalah pilihan yang paling tepat.

Galaxi Saragih Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum yang mewakili organisasi kemahasiswaan USI dalam sambutannya mengatakan Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Mustafa Ginting, Kepala PPK USI dan Ibu Corry Rektor USI yang akhir-akhir ini banyak membuat terobosan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Kami bangga menjadi mahasiswa USI karena USI sudah ikut terlibat dalam kancah nasional.

Sementara Elidawaty Purba, SE, MSi Dekan Fakultas Ekonomi USI dalam sambutannya mengatakan kepada anak-anak kami kalian persiapkan diri dan mental dalam mengikuti magang ini. Manfaatkan peluang dan kesempatan ini sebaik-baiknya dan jaga nama baik almatermu USI. Tunjukkan bahwa kamu alumni USI tidak ada bedanya dengan alumni dari perguruan tinggi lain.

Senada dengan itu Ir. Amsar Saragih, MM Ketua Pengurus Yayasan USI dalam sambutannya mengatakan anak-anak kami peserta magang adalah duta USI se ke seluruh wilayah Indonesia. Anda bisa ikut peserta magang di BUMN ini karena USI, bila anda kuliah di perguruan tinggi lain belum tentu anda bisa ikut magang seperti program yang ada di USI. Sampaikanlah informasi ini kepada keluarga, teman, tetangga terutama adik-adik kamu tamatan SMA/SMK sederajat, buatkan testimoni apa yang kamu rasakan dan dapatkan selama kuliah di USI.

Dr. Corry, M.Si Rektor USI dalam sambutannya mengatakan kita sangat bangga hati sekali melalui PPK USI yang telah banyak melakukan terobosan-terobosan demi kemajuan USI. Kepada adik-adik kami mahasiswa peserta magang, nanti selama magang ikutilah semua aturan-aturan yang ada di kantor tempat kalian magang, ambillah ilmu sebanyak-banyaknya karena ilmu lapangan itu tidak pernah diberikan dibangku kuliah. Enggak usah takut dimanapun kamu ditempatkan seperti Palangkaraya pun tidak ada masalah. Tunjukkan saja prestasi kamu selama magang, dan jaga nama baik almamatermu.

Acara pemberangkatan mahasiswa magang ini diakhiri dengan memboras tengeri (Simalungun)  mahasiswa peserta magang oleh Rektor USI, Ketua Pengurus Yayasan USI, Wakil Rektor-3 USI, Dekan Fakultas Ekonomi USI, Wakil Dekan-3 Fakultas Hukum USI, Kepala PPK USI dan Ir. Hamdan Nasution Alumni  Fakultas Pertanian USI. Selanjutnya salaman dan ucapan selamat magang kepada mahasiswa peserta magang dan foto bersama.WhatsApp Image 2019-09-13 at 13.08.24.jpeg



JUAL BIBIT MACADAMIA KACANG
September 10, 2019, 3:43 am
Filed under: Info

Jual Bibit Macadamia Kacang di Pematangsiantar, Sumatera Utara,

Harga: Rp.30.000/pokok (perangko Pematangsiantar)

Minat Hubungi No Hp/WA: 081361448874



Magang Kerja 3 Tahun di Jepang
Januari 27, 2018, 10:38 pm
Filed under: Info | Tag: ,

Magang ke Jepang



LOWONGAN KERJA PERTANIAN, KEHUTANAN, EKONOMI, MIPA dan TEKNIK
Januari 28, 2013, 2:52 am
Filed under: Info

LOWONGAN KERJA

Pertanian; Kehutanan; Ekonomi; MIPA Biologi; MIPA Kimia dan Teknik


First Resources Ltd (dahulu bernama PT.SURYA DUMAI GROUP) bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI) Pematangsiantar merekrut karyawan utk perkebunan kelapa sawit dgn kualifikasi sbb:
1).Laki-laki umur max 28 thn dan belum menikah;
2). IPK min 2.75;
3). a. Lulusan D3/S1 Fakultas Pertanian/Perkebunan/Kehutanan untuk semua Jurusan/Program Studi dan MIPA Biologi sebagai posisi ASISTEN KEBUN;
b. Lulusan S1 Fakultas Ekonomi Akuntansi sebagai posisi ASISTEN ADMINISTRASI;
c. Lulusan S1 Fakultas Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Kimia dan MIPA KIMIA sebagai posisi ASISTEN PABRIK;
4). Berbadan sehat dgn tinggi badan min 165 cm dan tidak buta warna;
5). Mampu mengoperasikan aplikasi MS Office;
6).Bersedia mengikuti program pendidikan/training dan menjalani masa ikatan dinas;
7). Bersedia ditempatkan di wilayah operasional perusahaan (Riau, Kalbar, dan Kaltim);
8).a. Lamaran ditulis dgn tangan sendiri yg ditujukan kepada: Recruitment and Selection Department -First Resources Ltd,
Gedung Surya Dumai Lantai 10 Jln. Sudirman No.395 PEKANBARU
b. Surat lamaran/permohonan dilengkapi dengan melampirkan fotocopy ijajah dan transkrip nilai masing-masing rangkap 3 (tiga);
c. Surat lamaran beserta lampirannya diserahkan langsung atau dikirimkan kepada: Ir.Mustafa Ginting, M.Si – Pembantu Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI) Jl. Sisingamangaraja Barat Pematangsiantar-Sumatera Utara;
9).a. Seleksi diadakan pada bulan Pebruari 2013 (tanggal dan waktu di informasikan kemudian);
b. Tempat seleksi di Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI), Jln Sisingamaraja Barat Pematangsiantar-Sumut;
10). Info lebih lanjut hubungi Ir. Mustafa Ginting, M.Si, (Nomor contact 0813 6144 8874) (USI). Trims



PEMANFAATAN JERAMI MENJADI BOKASHI
Maret 30, 2010, 12:32 pm
Filed under: Info, Opini

PEMANFAATAN JERAMI MENJADI BOKASHI

Oleh: Mustafa Ginting

Ir. Mustafa Ginting, M.Si

Ir. Mustafa Ginting, M.Si

Pupuk merupakan salah satu sarana produksi pertanian yang sangat besar peranannya dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas hasil pertanian. Oleh karena itu petani dengan pupuk tidak dapat dipisahkan.  Pupuk adalah kehidupan  bagi petani.

Petani di Indonesia termasuk petani di Siantar-Simalungun dalam berusahatani pada umumnya menggunakan pupuk anorganik (pupuk kimia) seperti urea, ponska, KCl dan sebagainya.  Mereka tidak yakin bisa memperoleh hasil panen maksimal bila tidak menggunakan pupuk kimia.

Akhir-akhir ini terjadi masalah  besar menyangkut pupuk kimia, langkanya pupuk kimia di pasar. Bila pupuk tersedia tetapi harganya luar biasa mahalnya, tidak terjangkau oleh petani. Untuk ini perlu segera dicarikan solusi dan upaya mengatasi masalah ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk kimia dalam berusahatani. Upaya ini antara lain perlu diterapkan suatu teknologi baru yang murah, tepat guna, mudah tersedia bagi petani, alias mudah, murah dan meriah. Dengan kata lain memaksimalkan pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang ada di sekitar petani itu sendiri sehingga tidak memutuskan rantai sistem ekologi pertanian itu sendiri.

Melihat kenyataan di lapangan bahwa pada umumnya petani membakar jerami padinya bila panen tiba. Padahal jerami itu bila dirakit dengan mikroorganisme aktif (mikroba perombak) akan menjadi bokashi (pupuk organik) dalam waktu dua minggu dan fungsinya bagi tanaman tidak kalah dengan pupuk kimia seperti urea, ZA dan phonska.

Bokashi singkatan dari “Bahan Organik Kaya Akan Sumber Hayati”.  Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi (peragian) bahan organik dengan mikroorganisme aktif (mikroba perombak). Beberapa keunggulan bokashi daripada kompos sebagai berikut:  

  • Bokashi lebih unggul dibandingkan dengan kompos. Karena Bokashi diolah dengan menggunakan mikroorganisme aktif (mikroba perombak).
  • Bila dilihat perbandingan antara Bokashi dan kompos, kandungan hara pada Bokashi lebih tinggi, periode proses pada tanaman lebih cepat, pengaruh terhadap tanah sempurna, energi yang hilang rendah dan populasi mikroorganisme dalam tanah lebih sempurna dibanding kompos, Dapat digunakan 7 – 14 hari setelah fermentasi meski bahan organiknya belum terurai seperti pada kompos
  • Mikroba perombak merupakan salah satu pupuk hayati yang dapat membantu mempercepat proses pengomposan bahan organik  menjadi pupuk organik yang siap diberikan untuk tanaman.

Untuk itu, perlu kiranya disosialisasikan teknologi pembuatan bokashi ini kepada para petani.

Jenis-jenis Bokashi

Berdasarkan bahan baku

  • Bokashi hijau: bahan utamanya jerami dan daun segar
  • Bokashi coklat: bahan utamanya kotoran hewan dicampur serbuk gergaji atau sisa bakaran arang

Dapat juga dibedakan:

  •  Bokashi padat (bahan bakunya serasehan)
  •  Bokashi cair (kotoran atau air seni ternak)

Bahan Organik untuk Membuat Bokashi

  1. Bahan yang mempunyai kandungan unsur N tinggi
  • Daun yang berdaun lebar, berbulu dan empuk, bunga kuning, gamal.
  • Daun yang berpasangan: petai cina, turi, lamtoro.

    2.  Bahan yang mempunyai kandungan unsur K tinggi

  • Jerami padi
  • Limbah sayuran asal kacang-kacangan
  • Sabut kelapa dicincang hancur

    3.  Bahan yang mempunyai kandungan unsur P tinggi

  • Dedak
  • Limbah sayuran asal kacang-kacangan
  • Tongkol jagung
  • Serbuk gergaji
  • Jerami padi (dicincang)
  • Arang sekam

Mikroorganisme atau aktivator (mikroba perombak) pembuatan bokashi

  • EM-4 (Efective Microorganism-4)
  • MOD 71
  • Subernik Tobanik
  • M-Dec
  • Dan sebagainya

Catatan:  Berdasarkan pengalaman lapangan bahwa dari berbagai sarasehan dan mikroorganisme yang ada, paling praktis dan efisien digunakan sebagai bahan pembutan bokashi adalah jerami dirakit dengan M-Dec

Teknik Pembuatan Bokashi dari Jerami dan Mikroorganisme M-Dec

a.    Mikroorganisme  M-Dec

            M-Dec merupakan salah satu pupuk hayati yang dapat membantu mempercepat proses pengomposan bahan organik  menjadi pupuk organik yang siap diberikan untuk tanaman yang diproduksi oleh Balai Penelitian Tanah Departemen Pertanian Bogor. M-Dec  mengandung Trichoderma sp, Aspergillus sp, dan Trametes sp.  Sedangkan manfaatnya dapat  mempercepat proses pengomposan sisa-sisa tanaman pertanian (jerami, seresah jagung), perkebunan (tandan kosong kelapa sawit), dan hortikultura (sampah sayuran), sampah perkotaan (kertas, daun sisa tanaman, potongan rumput), kotoran hewan, sehingga dapat segera menjadikannya bahan organik tanah yang berfungsi menyimpan dan melepaskan hara di sekitar tanaman. Keunggulan M-Dec antara lain adalah  lama pengomposan dengan M-Dec 2 (dua) minggu untuk  menghasilkan bokashi yang sudah matang, mengurangi imobilisasi hara, penyakit tular tanah, larva insek, biji gulma, volume bahan buangan, dan masalah lingkungan.

b.      Bahan/alat-alat yang diperlukan

  • Jerami (sebaiknya dicingcang kecil-kecil).
  • M-Dec dengan sebanyak 1 kg untuk setiap 1 ton jerami
  • Kotoran ternak secukupnya
  • Air (diupayakan bukan air PAM) sebanyak ½ kg M-Dec dalam 10 liter air
  • Plastik hitam
  • Tali plastic
  • Ember/alat semprot
  • Cangkul/garuk
  • Parang/gergaji
  • Kayu atau bambu atau sejenisnya

c.       Prosedur Pembuatan

  • Siapkan petakan bokashi ukuran 1 x 1 x 1,20 m3 di atas tanah dengan bahan kayu atau apa saja yang di tempat itu.
  • Taburkan kotoran ternak secara merata (secukupnya) pada dasar petakan.
  • Campur M-Dec dengan air sebanyak ½ kg M-Dec dalam 10 liter air
  • Tumpuk bahan organik, lapis demi lapis setebal ±20 cm
  • Antara satu lapisan dengan lapisan selanjutnya ditabur kotoran ternak secukupnya dan setiap lapisan tersebut dibasahi dengan M-Dec yang sudah dicampur dengan air
  • Ditutup dengan plastik hitam seluruh bagian petakan bokashi dan diikat dengan tali plastik. Jangan ada lobang atau ruangan yang bisa air masuk kedalam petakan tersebut
  • Setelah 1 (satu) minggu, lakukan pembalikan dan penyiraman bahan organik dengan M-Dec yang sudah dicampur dengan air
  • Lama pengomposan bisa 2 (dua) minggu untuk bahan organik jerami padi dan sejenisnya dan 4 (empat) minggu untuk bahan organik tandan kosong kelapa sawit dan sejenisnya
  • Bokashi yang telah matang berwarna hitam kecoklatan dengan suhu sekitar 300C, kelembaban 40-60%, dan tidak mengeluarkan bau.

    Mustafa Ginting (tertawa)

SELAMAT MEMPRAKTEKKANNYA….!!!!!



PROGRAM KEBUN SEKOLAH
Maret 30, 2010, 11:22 am
Filed under: Info, Opini

MENARIK MINAT KAWULA MUDA TERHADAP PERTANIAN MELALUI PROGRAM KEBUN SEKOLAH

Oleh: Mustafa Ginting

Ir. Mustafa Ginting, M.Si

Ir. Mustafa Ginting, M.Si

Dalam kesempatan memberikan penyuluhan dan seminar pertanian di Siantar, Simalungun, Tobasa, Serdang Bedagai saya sangat tergelitik dengan satu pertanyaan yang sering muncul dari peserta. Pertanyaan ini bagi saya, sangat sulit untuk  di jawab. Adapun isi pertanyaan tersebut adalah bagaimana memotivasi kaum muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Persoalan kawula muda di bidang pertanian memang dari dulu sudah ada dan persoalan ini hampir terjadi di seluruh Indonesia. Persoalan ini sangat rumit untuk di atasi karena menyangkut keinginan dan kepedulian sesorang yang ada pada dirinya.

Pertanian bagi kawula muda dilihat sebagai suatu yang, kotor, penuh dengan lumpur, cangkul, sabit, rumput, miskin dan keterbelakangan. Sehingga di desa-desa kita lihat petani kebanyakan orang yang sudah berumur di atas 45-an ke atas alias tua. Padahal pertanian tidak seperti itu, bahkan  pertanian adalah suatu yang sangat menjanjikan baik dari segi ekonomi maupun sosial.

Problematika kawula muda juga melanda mahasiswa pertanian, hal ini terlihat semakin sedikitnya mahasiswa untuk mengambil studi pertanian,  toh kalaupun ada hanya sebagai pilihan kedua. Ini adalah sangat ironis terjadi di Indonesia termasuk Siantar-Simalungun yang merupakan daerah pertanian dimana lebih 75 % penduduknya hidup dari sektor pertanian (termasuk perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan). Selain itu, mahasiswa pertanian Indonesia hanya mencari indeks prestasi (nilai) yang setinggi-tingginya agar dapat bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau instansi lain yang sangat mewah dan menjanjikan. Hal ini ditunjukkan oleh fakta lapangan bahwa sejak ada lowong penerimaan penyuluh pertanian sistem kontrak di Departemen Pertanian tiga tahun terakhir ini sejak itu pulalah lulusan SLTA memilih fakultas pertanian sebagai tempat studynya sudah lumayan banyak..   

Oleh karena itu diperlukan suatu strategi khusus untuk menguatkan kawula muda dan mahasiswa pertanian agar mau dan terpacu untuk terjun ke dunia pertanian baik langsung maupun tidak langsung.

Nelly br Torus anak Batak lahir di Dairi dan saat ini tinggal di London-Inggris mempunyai cita-cita mulia tanpa pamrih yang akan memprakarsai, mempelopori dan berusaha untuk memupuk bakat-bakat dan keinginan kaula muda agar tertarik menjadi petani modern atau pengusaha agribusiness yang penuh semangat dan kreatifitas. Cita-cita beliau telah dituangkan dalam suatu konsep ”Project Eco Farm” (Project Eco Tani & Kebun). Konsep tersebut telah dipublikasi pada tanggal 28 Januari 2010 melalui internet dalam website http://www.ecofarm@project-tapanuli.org dimana salah satu program dalam project tersebut adalah ”Program Kebun Sekolah”.  

Ide kebun sekolah muncul dengan melihat kenyataan bahwa banyak sekolah memiliki halaman/pekarangan yang cukup luas. Memang ada beberapa sekolah yang telah mempergunakan halaman/pekarangan sekolah untuk hal-hal yang positif dan telah beberapa sekolah berhasil mendesignnya dengan sangat bagus, penuh dengan pohon-pohon. Namun masih banyak sekolah belum memanfaatkan halaman/pekarangan sekolah, dibiarkan menjadi rimba lalang, semak-semak yang tidak indah dipandang mata. Lahan tidur seperti yang semestinya dapat dibuat menjadi kebun sekolah untuk menjadi sumber pendidikan pertanian dan sekaligus sebagai tempat bermain dan berolahraga yang menyenangkan.

Lebih jauh kebun sekolah diharapkan dapat berguna sebagai:

  1. Laboratorium lapang pertanian, yaitu tempat warga sekolah (guru, pegawai dan siswa) belajar bercocok tanam secara modern dan terarah
  2. Usaha produktif sekolah yang dapat menambah pendapatan sekolah
  3. Tempat warga sekolah menuangkan/mengembangkan  hobby/bakat  dan cita-cita dalam bidang pertanian
  4. Tempat warga sekolah mencari pengalaman kerja nyata yang dapat diaplikasikan dan berguna dalam kehidupan sehari-hari
  5. Sarana pendidikan warga sekolah cinta lingkungan
  6. Lingkungan yang nyaman, sehat dan indah 
  7. Pelestarian ekosistem yang sangat mendukung pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (suistanable development).

Menarik buat saya konsep yang ditawarkan Nelly br Torus tersebut sehingga antara saya dengan beliau terus menerus menjalin komunikasi dalam berbagai hal sehubungan dengan rencana pelaksanaan dan mensukseskan project dimaksud.

Saya coba sosialisasikan dan diskusikan konsep tersebut kepada beberapa teman. Bapak Ir. Hamdan Nasution, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun sangat respon dan mendukung konsep tersebut. Beberapa kali diskusi dengan Bapak Ir. Hamdan Nasution dan akhirnya disepakati untuk diprogramkan kebun sekolah bagi semua sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) baik negeri maupun swasta di Kabupaten Simalungun.

Mengawali pelaksanaaan program kebun sekolah di Kabupaten Simalungun maka pada hari Sabtu, 13 Februari 2010 lalu telah dilakasanakan acara pencanangan Program Kebun Sekolah di SMA Negeri I Pematang Bandar Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun-Sumut. Pada acara tersebut disamping Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun sendiri juga turut hadir Sekretaris Kecamatan Pematang Bandar, Kepala Desa, tokoh masyarakat, komite sekolah, orangtua murid, wartawan, dan warga  desa Pematang Bandar.  Semoga ada sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) lainnnya memprogramkan kebun sekolahnya..